Apa yang salah

Tempo Doeloe ………
Orang tua kita berangkat bekerja setelah matahari terbit & sudah kembali ke rumah sebelum matahari terbenam….

Walaupun memiliki anak yang banyak. Rumah dan halaman pun tetap luas. Bahkan tidak sedikit ada yang memiliki kebun.

Dan semua anak-anaknya bersekolah.

Sekarang….

Banyak yg berangkat kerja subuh & sampai rumah setelah isya.

Tapi…..

Rumah & tanah yg dimiliki tdk seluas rumah orang tua kita.

Dan bahkan banyak yg takut memiliki anak banyak karena takut kekurangan. Ada yg salah dengan cara hidup orang MODERN.

Orangtua kita hidup tanpa banyak ALAT BANTU. Tapi TENANG menjalani hidupnya.

Sementara kita yang dilengkapi dengan mesin cuci, kompor gas, HP, kendaraan, TV, email, FB, Twitter, i-pad, ruangan ber AC dll………

HARUSNYA mempermudah hidup ini. TAPI TERNYATA TIDAK.

Sampai-sampai, tdk sempat kita MENIKMATI HIDUP, karena semuanya dilakukan TERBURU-BURU.

Berangkat kerja, TERBURU-BURU… Pulang kerja, juga TERBURU-BURU… 

Makan siang, TERBURU-BURU…Di lampu merah, TERBURU-BURU…Berdoapun, TERBURU-BURU…Bahkan sholatpun, TERBURU-BURU…

Hanya MATI……..

Yang tidak seorangpun mau TERBURU-BURU

Karena ketakutan akan kurangnya harta u/ keluarga sampai-sampai kita HITUNGAN dlm MEMBERI… 

Sementara Tuhan tdk pernah hitungan dlm memberi rejeki kpd kita. 

Bahkan karena lebih takut kehilangan pekerjaan, kita berani melewatkan Ibadah 

Sampai dimanakah hidup kita pd hari ini…..??? 

Apa ini terjadi pads diri kita ?…. 

Semoga menjadi renungan..Dan semoga bermanfaat..

“ALLAH”, Aku cinta dan memerlukan Engkau, bersihkanlah hatiku dengan KUASA-Mu. Lindungilah Rumahku, keluargaku & orang2 tercinta …….. 

(Kirim ke 15 orang special dan lihatlah keajaiban besok pagi). Amin. Tolong jangan di abaikan!!! Kita coba buktikan besok. Siapa berani sebarkan Kalimah Agung..

ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ ﷲ          

Adakah anda rasa kalimah ini menyusahkan anda? Jika tidak mari copy, lalu sebarkan..tengok keajaiban? Coba copy paste ini kpd rekan anda

15 Dosa di Kepala Wanita

Apa yang kita ketahui bersama bahwa;

1. TIDAK BERHIJAB (Menutup Aurat).
“Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min: ”Hendaklah mereka menjulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.“ Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang.” (QS. Al-Ahzab: 59)

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” (QS. An Nuur: 24)

2. MENYAMBUNG RAMBUT / MEMAKAI KONDE.

Dari Asma’ binti Abi Bakar, ada seorang perempuan yang menghadap Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata,

“Telah kunikahkan anak gadisku setelah itu dia sakit sehingga semua rambut kepalanya rontok dan suaminya memintaku segera mempertemukannya dengan anak gadisku, apakah aku boleh menyambung rambut kepalanya. Rasulullah lantas melaknat perempuan yang menyambung rambut dan perempuan yang meminta agar rambutnya disambung.” (HR. Bukhari-Muslim)

3. MEWARNAI / MENYEMIR RAMBUT DENGAN WARNA HITAM

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Pada akhir zaman nanti akan muncul suatu kaum yang bersemir dengan warna hitam seperti tembolok merpati. Mereka itu tidak akan mencium bau surga.” (HR. Abu Daud)

Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, ”Pada hari penaklukan Makkah, Abu Quhafah (ayah Abu Bakar) datang dalam keadaan kepala dan jenggotnya telah memutih (seperti kapas, artinya beliau telah beruban). Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ubahlah uban ini dengan sesuatu, tetapi hindarilah warna hitam.” (HR. Muslim)

4. MENCABUT UBAN

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Janganlah mencabut uban. Tidaklah seorang muslim yang beruban dalam Islam walaupun sehelai, melainkan uban tersebut akan menjadi cahaya baginya pada hari kiamat nanti.” (HR. Abu Daud)

5. MEMAKAI BULU MATA PALSU

Fatwa:

“…Menurut kami, tidak diperbolehkan memasang bulu mata buatan (palsu) pada kedua matanya, karena hal tersebut sama dengan memasang rambut palsu, dan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam melaknat wanita yang memasang dan yang minta dipasangi rambut palsu. Jika Nabi telah melarang menyambungkan rambut dengan rambut lainnya (memasang rambut palsu) maka memasang bulu mata pun tidak boleh..”

Juga tidak boleh memasang bulu mata palsu karena alasan bulu mata yang asli tidak lentik atau pendek. Selayaknya seorang wanita muslimah menerima dengan penuh kerelaan sesuatu yang telah ditakdirkan Allah, dan tidak perlu melakukan tipu daya atau merekayasa kecantikan, sehingga tampak kepada sesuatu yang tidak dimilikinya, seperti memiliki pakaian yang tidak patut dipakai oleh seorang wanita muslimah…”

6. BERTABARRUJ

Allah Azza Wa Jalla berfirman, yang artinya:

“Dan janganlah kalian (para wanita) bertabarruj (keluar rumah dengan berhias dan bertingkah laku) seperti (kebiasaan) wanita-wanita Jahiliyah yang dahulu.” (QS. Al-Ahzaab:33)

7. MERENGGANGKAN / MENGIKIR GIGI.

Dari Ibn Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang orang mencukur alis, mengkikir gigi, menyambung rambut, dan mentato, kecuali karena penyakit. (HR. Ahmad)

Dari ibn Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan,

“Semoga Allah melaknat orang yang mentato, yang minta ditato, yang mencabut alis, yang minta dikerok alis, yang merenggangkan gigi, untuk memperindah penampilan, yang mengubah ciptaan Allah.” (HR. Bukhari)

8. MEMBUAT TATO (Lihat point ke-7)

9. MEMAKAI JILBAB GAUL / TIDAK MEMENUHI SYARAT HIJAB.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Ada dua golongan penghuni Neraka yang belum pernah aku lihat sebelumnya, yaitu suatu kaum yang membawa cambuk seperti ekor-ekor sapi betina yang mereka pakai untuk mencambuk manusia; wanita-wanita yang berpakaian (namun) telanjang, yang kalau berjalan berlenggak-lenggok, menggoyang-goyangkan kepalanya lagi durhaka (tidak ta’at), kepalanya seperti punuk-punuk unta yang meliuk-liuk. Mereka tidak akan masuk Surga dan tidak dapat mencium bau wanginya, padahal bau wanginya itu sudah tercium dari jarak sekian dan sekian (jauh sekali).” (HR. Muslim-Ahmad)

10. MEMAKAI RAMBUT PALSU

“Allah melaknat wanita yang menyambung rambutnya dan minta disambungkan rambutnya.” (HR. Bukhari-Muslim)

11. MENCUKUR RAMBUT MENYERUPAI LAKI-LAKI ATAU WANITA K*AFIR.

A. 👉 Potongan yang menyerupai potongan laki-laki maka hukumnya haram dan dosa besar, sebab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kaum wanita yang menyerupai kaum pria. Sebagaimana disebutkan dalam hadist, dari Ibn Abbas radliallahu ‘anhuma, bahwa beliau mengatakan:

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat kaum lelaki yang menyerupai wanita dan para wanita yang menyerupai lelaki.” (HR. Bukhari)

B. 👉 Potongan yang menyerupai potongan khas wanita kafir, maka hukumnya juga haram, karena tidak boleh menyerupai orang-orang kafir. Sebagaimana disebutkan dalam hadis dari Ibn Umar radliallahu ‘anhuma bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Siapa yang meniru-niru (kebiasaan) suatu kaum maka dia termasuk kaum tersebut.” (HR. Abu Daud)

12. MENCUKUR / MENCABUT BULU ALIS. (Lihat point ke-7)

13. MEMAKAI LENSA KONTAK BERWARNA UNTUK TABARRUJ.

Syaikh Muhammad shalih Al-Munajjid hafidzahullah berkata:

“Lensa kontak berwarna untuk perhiasan (untuk bergaya). Maka hukumnya sama dengan perhiasan, jika digunakan untuk berhias bagi suaminya maka tidak mengapa.” Jika digunakan untuk yang lain maka hendaknya tidak menimbulkan fitnah. Dipersyaratkan juga tidak menimbulkan bahaya (misalnya iritasi dan alergi pada mata) atau menimbulkan unsur penipuan dan kebohongan misalnya menampakkan pada laki-laki yang akan melamar. Dan juga tidak ada unsur menyia-nyiakan harta (israaf) karena Allah melarangnya.”

14. OPERASI PLASTIK UNTUK KECANTIKAN.

Syekh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya, “Bagaimana hukum melaksanakan operasi kecantikan dan hukum mempelajari ilmu kecantikan?”

Jawaban beliau, ”Operasi kecantikan (plastik) ini ada dua macam.

Pertama, operasi kecantikan untuk menghilangkan cacat yang karena kecelakaan atau yang lainnya. Operasi seperti ini boleh dilakukan, karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah memberikan izin kepada seorang lelaki yang terpotong hidungnya dalam peperangan untu k membuat hidung palsu dari emas.

Kedua, operasi yang dilakukan bukan untuk menghilangkan cacat, namun hanya untuk menambah kecantikan (supaya bertambah cantik). Operasi ini hukumnya haram, tidak boleh dilakukan, karena dalam sebuah hadis (disebutkan) :

“Rasulullah melaknat orang yang menyambung rambut, orang yang minta disambung rambutnya, orang yang membuat tato, dan orang yang minta dibuatkan tato.” (HR. Bukhari)

15. MEMAKAI KAWAT GIGI UNTUK KECANTIKAN/ TABARRUJ.

Syaikh Ibnu Utsaimin pernah ditanya, “Apa hukumnya memperbaiki gigi?” Syaikh menjawab, “Memperbaiki gigi ini dibagi menjadi dua kategori:

Pertama, jika tujuannya supaya bertambah cantik atu indah, maka ini hukumnya haram. Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam melaknat wanita yang menata giginya agar terlihat lebih indah yang merubah ciptaan Allah. Padahal seorang wanita membutuhkan hal yang demikian untuk estetika (keindahan), dengan demikian seorang laki-laki lebih layak dilarang daripada wanita.

Kedua, jika seseorang memperbaikinya karena ada cacat, tidak mengapa ia melakukannya. Sebagian orang ada suatu cacat pada giginya, mungkin pada gigi serinya atau gigi yang lain. Cacat tersebut membuat orang merasa jijik untuk melihatnya. Keadaan yang demikian ini dimaklumi untuk membenarkannya. Hal ini dikategorikan sebagai menghilangkan aib atau cacat bukan termasuk menambah kecantikan. Dasar argumentasinya (dalil), Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan seorang laki-laki yang hidungnya terpotong agar menggantinya dengan hidung palsu dari emas, yang demikian ini termasuk menghilangkan cacat bukan dimaksudkan untuk mempercantik diri.”

Wallahu’alam Bishawab…

Apa yang kita pikiran setelah bangun dari tidur?

Saudaraku, apa yg anda pikirkan pagi ini? Jawabannya pasti macam2, ada yg memikirkan pekerjaan yg numpuk di kantor, mikirin harga, mikirin hutang, mikir mau kemana hari ini dll. Semua yg kita pikirkan lebih berorientasi pada diri sendiri, duniawi dan kemaslahatan pribadi. 
Rasulullah Rasulullah shalallahu alaihi’wassalam bersabda:

“Barangsiapa yg bangun di pagi hari namun hanya dunia yg dipikirkannya, shg seolah2 dia tdk melihat hak Allah dlm dirinya maka Allah akn menanamkan 4 penyakit dlm dirinya:

1. Kebingungan yg tiada putusnya,

2. Kesibukan yg tidak ada ujungnya,

3. Kebutuhan yang tidak terpenuhi,

4. Keinginan yg tidak tercapai.”

(HR. Ath Thabrani)

Karenanya itu tidaklah heran, jika dipagi hari , banyak orang stress, bingung, resah, gelisah, dan takut akan berbagai penyakit dunia lainnya, karena didalam pikirannya hanya utk dunia.

Maka mulailah pagi harimu dg menjaga hak Allah pd dirimu, & bersyukur krn Dia msh memberi umur dan kesempatan utk hidup, dg demikian Allah akan menjaga ‘dunia’mu pula.

Apa yg perlu dikhawatirkan jika anda telah mendapatkan yg lebih baik dari dunia dan seisinya?

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا

“Dua rakaat shalat sunnah sebelum sholat subuh lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya.” (HR. Muslim725).

Apa yg anda takutkan jika Allah yg maha memiliki alam semesta ini tlh menjamin hari mu?

“Barangsiapa yg shalat subuh maka dia berada dlm jaminan Allah…” (HR. Muslim no. 163). 

Dan apa yg perlu diresahkan, jika dg dzikir pagimu, Allah akan mengangkat derajatmu?

“Maukah kamu aku tunjukkan  perbuatanmu yg terbaik, paling suci di sisi Raja-mu (Allah), & paling mengangkat derajatmu; lebih baik bagimu dari infak emas atau perak,,…”

Beliau bersabda, “itulah Dzikir kepada Allah Yang Maha tinggi.” (HR. At-Tirmidzi no. 3377)

Dengan berdzikir maka pagimu akan menjadi lbh indah & berseri maka….

“Ingatlah, hanya dg mengingat Allah-lah hati menjadi tenang.”(QS. Ar-Ra’d: 28). 

Lalu tutup pagimu dg sholat dhuha, bersedekah utk 360 persendianmu, maka Allah akan mencukupimu hingga sore hari.

Allah Ta’ala berfirman:

“Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan 4 raka’at shalat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang.” (HR. Ahmad (5/286).

“Manusia memiliki 360 persendian. Setiap persendian itu memiliki kewajiban untuk bersedekah.

”Para sahabat pun mengatakan, “ Lalu siapa yang mampu bersedekah dengan seluruh persendiannya, wahai Rasulullah?” 

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas mengatakan, “Menanam bekas ludah di masjid atau menyingkirkan gangguan dari jalanan. Jika engkau tidak mampu melakukan seperti itu, maka cukup lakukan shalat Dhuha dua raka’at.” (HR. Ahmad, 5: 354)

Betapa tenang dan damainya pagi hari jika kita mulai dengan memelihara hak Allah.

Selamat pagi, selamat bersyukur selamat menjemput rahmat dan karunia-Nya. Aamiin…